<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mohamad Adriyanto - ICT for Education</title>
	<atom:link href="http://madriyanto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://madriyanto.wordpress.com</link>
	<description>Blog Pribadi dari Samarinda</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Apr 2008 05:34:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='madriyanto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mohamad Adriyanto - ICT for Education</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://madriyanto.wordpress.com/osd.xml" title="Mohamad Adriyanto - ICT for Education" />
	<atom:link rel='hub' href='http://madriyanto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>CIO untuk Sekolah</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/22/cio-untuk-sekolah/</link>
		<comments>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/22/cio-untuk-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 05:34:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cio]]></category>
		<category><![CDATA[ict sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madriyanto.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Pendapat saya, ada yang salah dengan strategi kebijakan yang dijalankan Depdiknas dalam mendorong pemanfaatan ICT di dunia pendidikan kita, terutama di pendidikan dasar dan menengah. Beberapa informasi yang saya tahu, ada paket bantuan insentif kepada sekolah agar memiliki teknisi R/M komputer. Dibuatlah berbakai paket program pendukung seperti program D3 TKJ diseluruh Indonesia, ada Jardiknas yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=12&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pendapat saya, ada yang salah dengan strategi kebijakan yang dijalankan Depdiknas dalam mendorong pemanfaatan ICT di dunia pendidikan kita, terutama di pendidikan dasar dan menengah. Beberapa informasi yang saya tahu, ada paket bantuan insentif kepada sekolah agar memiliki teknisi R/M komputer. Dibuatlah berbakai paket program pendukung seperti program D3 TKJ diseluruh Indonesia, ada Jardiknas yang membagi-bagi bandwidth gratis ke sekolah-sekolah, dst&#8230;<br />
<span id="more-12"></span>Namun, di lapangan, saya melihat bahwa implementasinya amburadul. Teknisi tidak jelas kerjaannya, tidak pernah ada komunikasi antar orang-orang yang bertanggung jawab masalah ICT di sekolah maupun dalam lingkup daerah, tidak ada program jelas mau kemana pemanfaatan ICT. Kepsek merasa bahwa mereka masih &#8220;gaptek&#8221; dan menyerahkan sepenuhnya masalah ICT, Jardiknas, dll ke &#8220;anak-anak muda&#8221; termasuk para teknisi yang statusnya pun belum jelas di sekolah&#8230;</p>
<p>Pendapat saya, pendekatan itu bernuansa &#8220;bottom up&#8221;. Mungkin akan lebih efektif &#8220;top down&#8221;. Lihat juga cerita-cerita di lapangan yang mendukung pemikiran ini.</p>
<p>Bereskan dulu leadership dunia pendidikan dalam hal ICT. Maksudnya ICT harus dipikirkan, dirumuskan dan diimplementasi di level yang tinggi di setiap sekolah. Harus ada CIO yang membantu Kepsek untuk peran tersebut. CIO akan menjadi jembatan bagi kebutuhan organisasi dengan para pegambil kebijakan serta para teknisi lapangan. Saya lihat di lapangan, dimana ada leadership yang cukup, ICT akan bisa didorong pemanfaatannya di dunia pendidikan, namun bila tidak, maka sulit untuk dimajukan&#8230;</p>
<p>Jadi&#8230; mungkin lebih perlu agenda besar-besaran untuk pembentukan CIO di sekolah, baru kemudian diikuti dengan penyediaan perangkat keras, teknisi pendukung, dll. Bahkan, apabila needs bisa di create di sekolah, maka perangkat, teknisi, dll tidak perlu disediakan pemerintah, mereka akan inisiatif cari sendiri.</p>
<p>CIO (Chief Information Officer), ini memang istilah organisasi bisnis. Kita pasti kenal dengan istilah CEO (Chief Executive Officer), nah&#8230; kalau dianalogikan ke organisasi sekolah, CEO itu Kepala Sekolah, mungkin CIO bisa diterjemahkan sebagai Wakasek Bidang Teknologi Komunikasi &amp; Informasi.</p>
<p>Maksud utamanya adalah menciptakan posisi/otoritas yang cukup tinggi dalam sekolah yang mengerti dan mampu menyusun strategi dan mengimplementasikan ICT di sekolah. Kenapa bukan Kepsek yang ditraining saja dengan fungsi CIO? Saya pikir, lebih baik cari &#8220;orang muda/energik/penuh semangat belajar&#8221; utk dijadikan CIO, dari pada melatih Kepsek yang identik dg sifat birokratis/kaku/malas belajar lagi.</p>
<p>Fungsi CIO? Jadi jembatan bagi pengambil keputusan tertinggi dengan layer operasional (guru, siswa, staf/teknisi, orangtua siswa, industri, dll). CIO juga harus mempunyai wawasan ICT yang cukup untuk mampu meng-explore kemungkinan pemanfaatan ICT di sekolah serta menidaklanjuti potensi-potensi yang mungkin diimplementasi.</p>
<p>Tujuan? Tentu saja menjadikan sekolah menjadi melek dan butuh ICT.</p>
<p>Tentu saja ini perjalanan jauh&#8230; tapi saya punya keyakinan bahwa pendekatan ini akan lebih &#8220;kena sasaran&#8221; bila kita belajar dari keadaan realistis di lapangan.</p>
<p>Pemikiran ini juga murni muncul karena kekuatiran atas SDM, Hardware, Software dan Network yang akhirnya waste karena tidak ada &#8220;ICT leadership&#8221; di sekolah-sekolah. Kebetulan ada cukup banyak fakta di lapangan yang mendukung.</p>
<p>Bayangkan bila benar isu bantuan komputer pemerintah pusat senilai Rp 1 triliun kepada sekolah-sekolah di seantero nusantara, apa yang akan terjadi bila organisasi sekolah-sekolah tidak siap untuk memanfaatkan dan memeliharanya?</p>
<p>Yang mana duluan? CIO dulu baru yang lain, atau sebaliknya? Saya pikir hal ini bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah.</p>
<p>Berapa lama? Mungkin bisa beberapa pendekatan yang dipakai untuk &#8220;mencetak&#8221; para CIO Sekolah ini. Kalau di UGM ada S2 CIO, atau Dikmenjur punya D3 TKJ, saya pikir pendekatan tahap awal adalah memberi semacam &#8220;intensive training&#8221; 1-2 bulan dengan tekanan pada hands-on experience, pembukaan wawasan, serta change management. Ingat bahwa mereka tidak perlu belajar aspek teknis terlalu jauh. Kedepan mungkin bisa dipikirkan bentuk pengayaan lebih advance seperti program S2. Tapi memang pasti akan jadi program yg sangat panjang kalau mau diterapkan secara nasional.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/madriyanto.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/madriyanto.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/madriyanto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/madriyanto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/madriyanto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/madriyanto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/madriyanto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/madriyanto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/madriyanto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/madriyanto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/madriyanto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/madriyanto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/madriyanto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/madriyanto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/madriyanto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/madriyanto.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=12&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/22/cio-untuk-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cff02144497587c27ce0bbd2c0a186f5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">madriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melindungi Anak-Anak Kita di Warnet</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/22/melindungi-anak-anak-kita-di-warnet/</link>
		<comments>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/22/melindungi-anak-anak-kita-di-warnet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 21:08:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak]]></category>
		<category><![CDATA[warnet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madriyanto.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Ibu saya yang tinggal di Jogja telepon beberapa waktu lalu, mengingatkan saya agar menjauhkan anak saya yang sudah teenager dari warnet. Ternyata beliau mendengar berita di kampungnya bahwa ada anak-anak disitu yang ternyata setiap ke warnet kerjaannya hanya melihat gambar-gambar porno. Kejadian lain, di sebuah sekolah menengah yang sudah maju di kota saya dimana banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=10&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu saya yang tinggal di Jogja telepon beberapa waktu lalu, mengingatkan saya agar menjauhkan anak saya yang sudah teenager dari warnet. Ternyata beliau mendengar berita di kampungnya bahwa ada anak-anak disitu yang ternyata setiap ke warnet kerjaannya hanya melihat gambar-gambar porno. Kejadian lain, di sebuah sekolah menengah yang sudah maju di kota saya dimana banyak siswa membawa laptop ke sekolah, kejadian yang mirip terjadi juga. Saat razia, tertangkap bahwa dalam hardisk tersimpan foto dan video porno yang didapatnya entah dari mana.</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p>Saya sendiri secara reguler masuk warnet untuk mencoba menangkap atmosfir apa yang ada di warnet-warnet di kota saya. Semakin banyak warnet buka, terima kasih pada Telkom Speedy yang telah berhasil membawanya ke masyarakat dengan prosedur lebih mudah dan biaya lebih rendah. Uniknya warnet biasanya justru menjamur di lingkungan kampus dan sekolah. Disekitar sekolah anak saya, paling tidak ada 2 warnet, 1 persis didepan sekolahnya. Warnet-warnet tersebut selalu ramai, terutama oleh mahasiswa dan pelajar berseragam sekolah.</p>
<p>Apa yang mereka lakukan? Survey singkat dan kasar yang saya lakukan adalah &#8220;main Friendster&#8221; sebagai yang terbanyak. Berikutnya? Lihat-lihat berita, download lagu, ringtone dan lihat situs bola. Berikutnya? Prediksi terkuat saya adalah cekikikan di pojok bersama teman-eman mengakses situs porno. Mereka melakukannya secara bebas dan &#8220;legal&#8221;. Tidak ada aturan yang melarang, baik bagi pengguna warnet maupun pemilik warnet.</p>
<p>Sebagian besar warnet tidak memiliki sistem yang baik, sehingga pada saat pengguna lama keluar, pengguna baru akan dengan mudah &#8220;ditinggali&#8221; jejak-jejak browing pornografinya. Pengguna baru masuk, buka browser yang sudah terinfeksi malware langsung akan membawa pengakses masuk ke situs &#8220;terlarang&#8221; tersebut. Ini saya dapati di banyak warnet. Dengan keadaan seperti ini, anak-anak yang awalnya hanya mau main Friendster jadi teralihkan fokusnya&#8230; Namun syukur semakin banyak warnet yang memakai metode ala &#8220;Deep Freeze&#8221;, sebuah aplikasi kecil yang akan membuat komputer malakukan restart dan mengembalikan komputer ke keadaan awal yang bersih dari virus, malware, software yang diinstall selama penggunaan. Jadi saat pengguna warnet yang baru masuk, dia akan berhadapan dengan komputer yang bersih.</p>
<p>Namun masuk ke warnet yang hampir seluruhnya menggunakan layout &#8220;full privacy&#8221; dimana pengguna bisa melakukan apa saja di komputernya tanpa terganggu orang lain, terlalu sulit untuk mengawasi mereka dan menjauhkannya dari ancaman pornografi. Andaikan ada aturan yang mewajibkan warnet menata layoutnya lebih terbuka dan pengguna bisa saling lihat/kontrol, mungkin hal ini bisa terkurangi sedikit.</p>
<p>Google juga merupakan faktor yang sangat membantu memudahkan akses ke situs-situs panas ini. Search &#8220;sex&#8221; atau kata-kata relevan lain akan dengan cepat membawa pengakses masuk ke ribuan link panas. Padahal di Google ada fitur &#8220;Safe Search Filtering&#8221; yang bisa diaktifkan by default oleh warnet. Tapi malangnya, ternyata fitur ini tidak ada di Google.co.id yang by default merupakan halaman depan Google yang diakses dari IP Indonesia. Fitur ini hanya ada di Google.com versi bahasa Inggris. Fitur ini saya aktifkan di komputer rumah saya yang dipakai oleh anak saya. Mungkin dia tidak sadar&#8230;</p>
<p>Lalu siapa yang kemudian bisa melindungi mereka dari &#8220;kerusakan&#8221; mental yang timbul di kemudian hari? Orangtua yang sebagian besar gaptek dan begitu mudahnya &#8220;diakali&#8221; anaknya yang hi-tech? Atau para pemilik warnet yang biasanya hanya &#8220;pengusaha&#8221; kecil yang hanya peduli pada aspek profit? Pemerintah? Membuat UU Informasi dan Transaksi Elektronik saja tidak becus?</p>
<p>Sungguh miris melihat fenomena ini. Ribuan anak muda kita, bahkan mungkin jutaan melalui penyebaran via ponsel, setiap hari melihat dan terekspos pada materi-materi pornografi kelas berat, bukan sekedar adegan ciuman yang sibuk diberangus di TV-TV. Siapa yang harus bertanggung jawab?</p>
<p>Mengharapkan sistem dalam negara kita yang melakukan action? Jangan pernah berharap&#8230; Lantas apa yang bisa kita lakukan? Mulai lah dari diri sendiri, cobalah semaksimal mungkin melindungi orang-orang terdekat kita&#8230; Kalau kita orangtua, mulai dengan anak-anak kita. Kalau kita guru, mulai dengan siswa-siswa kita. Kalau kita pengusaha warnet, mulai lah dengan lingkungan warnet kita&#8230;</p>
<p>Update:<br />
Tulisan ini dibuat sebelum ribut-ribut pemblokiran situs porno oleh Depkominfo yang menurut saya sangat bagus sekali, paling tidak merupakan langkah awal niat baik dari pemerintah melindungi rakyatnya. Banyak sekali halangan dari sisi teknis untuk malaksanakannya, namun pasti akan ada proses pembelajaran menuju suatu sistem yang lebih baik bagi rakyak negeri kita.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/madriyanto.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/madriyanto.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/madriyanto.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/madriyanto.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/madriyanto.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/madriyanto.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/madriyanto.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/madriyanto.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/madriyanto.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/madriyanto.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/madriyanto.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/madriyanto.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/madriyanto.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/madriyanto.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/madriyanto.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/madriyanto.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=10&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/22/melindungi-anak-anak-kita-di-warnet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cff02144497587c27ce0bbd2c0a186f5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">madriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Film-Film Keluarga Wajib Tonton</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/22/film-film-keluarga-wajib-tonton/</link>
		<comments>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/22/film-film-keluarga-wajib-tonton/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 21:07:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[film keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[disney pixar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madriyanto.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Saya termasuk sangat pemilih dalam hal menonton film. Malas menghabiskan waktu yang berharga hanya untuk menonton film yang tidak layak tonton. Salah satu indikator saya sebelum menonton adalah urutan box office saat ini dan urutan box office sepanjang massa yang biasanya saya akses di Yahoo! Movies. Kemudian untuk film keluarga, saya selalu cek keluaran terbaru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=9&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya termasuk sangat pemilih dalam hal menonton film. Malas menghabiskan waktu yang berharga hanya untuk menonton film yang tidak layak tonton. Salah satu indikator saya sebelum menonton adalah urutan box office saat ini dan urutan box office sepanjang massa yang biasanya saya akses di Yahoo! Movies. Kemudian untuk film keluarga, saya selalu cek keluaran terbaru dari Disney. Lebih spesifik lagi, selalu tonton film-film karya bareng Disney dan Pixar.<br />
<span id="more-9"></span>Di rumah, sejak 2 tahun terakhir, kami berusaha berkumpul sekeluarga untuk menonton film dari DVD player kami di ruang tengah. Susah sekali mencari film legal disini kecuali meminjam dari rental terpercaya. Akhir-akhir ini saya sudah jarang dan hampir tidak pernah pinjam dari rental lagi, kebanyakan beli DVD bajakan seharga Rp 10 ribuan. Tapi saya juga pilih-pilih untuk membelinya, terutama dengan indikator film yang di USA sana sudah keluar versi DVDnya, dijamin versi bajakannya akan bersih dan yang terpenting memiliki sub-title bahasa Inggris yang orisinil.</p>
<p>Ya, salah satu manfaat terbesar yang saya dapatkan dari nonton DVD bersama keluarga adalah manfaat bisa belajar bahasa Inggris bersama dengan menggunakan fasilitas sub-title bahasa Inggris. Di DVD bajakan sembarangan, sub-title bahasa Inggrisnya dibuat oleh pembajak dengan kualitas yang sangat buruk dan membingungkan. Tapi di DVD bajakan &#8220;asli&#8221;, sub-title ini murni diambil dari skenario/script aslinya, jadi lengkap sekali. Jadi kami menonton bersama dengan menggunakan sub-title bahasa Inggris. Suatu proses belajar yang sangat fun&#8230;</p>
<p>OK, kembali ke topik film pilihan saya, langsung saja&#8230;</p>
<p>Cars. Ini film yang sangat bagus, dari segala sisi. Penuh pesan moral dan sangat mengharukan. Anak-anak saya sangat akrab dengan karakter Lightning McQueen yang awalnya sangat sombong tapi setelah terjebak di kota kecil Radiator Springs (off Route 66), dia menjadi pribadi yang sangat dewasa dan cool&#8230; Suasana Amerika terasa kuat sekali, lengkap dengan logat bahasa Inggris selatan yang kental membuat film ini mampu &#8220;bercerita&#8221; ke anak-anak saya tentang indahnya Amerika dan kehidupannya.</p>
<p>Ratatuoille. Ini masih kalah sedikit dari Cars, terutama dari pesan moral yang dibawakan, namun secara keseluhan sangat bagus. Kisah seekor tikus bernama Remy yang punya gift khusus dan memanfaatkannya hingga menjadi ahli masak kelas wahid di kota Paris. Klasiknya suasana kuliner kelas tinggi di Paris berhasil dihadirkan dan membawa dampak sangat dalam di hati dan benak anak-anak saya.</p>
<p>Barbie, The Island Princess. Kebetulan 2 anak saya adalah para girlies, jadi jangan heran apabila pilihan saya jatuh ke film ini. Tapi jangan lihat dari karakter barbie nya, lihat pesan moral klasiknya, serta tentu saja berbagai &#8220;budaya dongeng&#8221; indah dan lurus yang pasti secara tidak langsung mampu membangun sesuatu dalam diri anak kita (bandingkan dengan menonton sinetron kita yang tidak masuk akal ceritanya, teknik pembuatan filmnya yang masih kalah dibanding Hollywood, menyebarkan budaya-budaya &#8220;aneh&#8221; yang merusak, dll).</p>
<p>We love these movies, we watch them over and over&#8230; Jangan heran bila anak-anak saya hafal banyak dialog dalam film-film ini, dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Menyusul saya tambahkan film-film lain yang saya anggap bagus untuk tontonan keluarga. Saya undang juga rekan-rekan untuk menambahkan list ini, supaya bisa jadi acuan dan bisa bermanfaat bagi pengembangan generasi bangsa kita dengan memulainya dari rumah sendiri dan dengan hal yang sangat sederhana.</p>
<p>Keywords: film keluarga, sinema keluarga, film pendidikan, film anak</p>
<p>Written on: Asus Eee PC 4G Black</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/madriyanto.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/madriyanto.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/madriyanto.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/madriyanto.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/madriyanto.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/madriyanto.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/madriyanto.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/madriyanto.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/madriyanto.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/madriyanto.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/madriyanto.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/madriyanto.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/madriyanto.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/madriyanto.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/madriyanto.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/madriyanto.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=9&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/22/film-film-keluarga-wajib-tonton/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cff02144497587c27ce0bbd2c0a186f5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">madriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jardiknas dan Kisruh Pengelolaanya</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/12/jardiknas-dan-kisruh-pengelolaanya/</link>
		<comments>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/12/jardiknas-dan-kisruh-pengelolaanya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 19:52:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madriyanto.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Masuklah ke milis Dikmenjur (salah satu milis pendidikan Indonesia yang paling ramai, 5000+ member) beberapa hari belakangan ini, ramai sekali membicarakan perpindahan pengelola Jardiknas (Jaringan Pendidikan Nasional) dari Biro Perencanaan &#38; Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Depdiknas RI kepada Pustekom Depdiknas RI. Kalau membaca diskusinya, kisruh tampaknya bermula dari semacam adanya &#8220;kudeta&#8221; dalam proses pengalihannya, kemudian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=8&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masuklah ke <a href="http://groups.yahoo.com/group/dikmenjur" target="_blank">milis Dikmenjur</a> (salah satu milis pendidikan Indonesia yang paling ramai, 5000+ member) beberapa hari belakangan ini, ramai sekali membicarakan perpindahan pengelola Jardiknas (Jaringan Pendidikan Nasional) dari Biro Perencanaan &amp; Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Depdiknas RI kepada Pustekom Depdiknas RI. Kalau membaca diskusinya, kisruh tampaknya bermula dari semacam adanya &#8220;kudeta&#8221; dalam proses pengalihannya, kemudian topik berkembang menjadi diskusi tajam soal anggaran (baca: uang).<br />
<span id="more-8"></span>Saya terus terang tidak mengikuti secara mendalam diskusi-diskusi yang terjadi dan apa yang sebenarnya sedang terjadi, namun saya sharing saja sedikit mengenai pandangan saya mengenai kasus unik ini, tentu saja dari pandangan saya yang sempit dan berada diluar lingkaran Depdiknas.</p>
<p>Bermula dari figur bernama Gatot HP, seorang Doktor lulusan Jerman yang bidang kompetensi utamanya adalah teknologi informasi &amp; komunikasi (TIK). Saya kenal beliau pada saat menjabat sebagai Kepala Dikmenjur (Pendidikan Menengah Kejuruan). Pada saat itu saya kebetulan sedang mulai bergelut sebagai Kepala Sekolah SMK TI Airlangga di Samarinda. Dengan visi dan spiritnya yang tinggi, pak Gatot HP kemudian menginisiasi banyak kegiatan yang mengarah pada pemanfaatan TIK untuk sekolah-sekolah kejuruan di Indonesia.</p>
<p>Salah satu program yang fenomenal menurut saya adalah konsepnya untuk membuat ICT Center di setiap Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Motor setiap ICT Center adalah SMK yang dianggap paling mampu di setiap lokasi. ICT Center diharapkan mampu merangkul semua mitra potensial di daerahnya untuk diberdayakan memajukan TKI di seluruh komponen pendidikan di daerahnya masing-masing. Melalui program-program di Dikmenjur, pak Gatot HP kemudian melengkapi ICT-ICT ini dengan berbagai fasilitas berikut dananya. Jatuh bangun, berhasil tidak berhasil, akhirnya pelan-pelan terbentuklah pusat-pusat kegiatan pemberdayaan TKI untuk pendidikan di daerah-daerah. Mulai dari penyediaan akses Internet, sharing akses jaringan ke sekolah-sekolah, hingga pelatihan-pelatihan tenaga teknis TIK untuk sekolah-sekolah.</p>
<p>Saya kebetulan ada di lingkaran ini dan menyaksikan sendiri geliat perkembangannya, tidak hanya di Samarinda tapi juga di seluruh Indonesia melalui milis Dikmenjur di Yahoogroups yang memang awalnya dibuat untuk mendukung program-program Dikmenjur. Sangat banyak tantangan, sangat banyak kisah kegagalan, sangat banyak keluhan-keluhan para pejuangnya di lapangan dan di sudut-sudut pelosok Indonesia dalam menjalankan mimpi besar pak Gatot HP ini. Sangat banyak tabrakan teknis di lapangan, sangat banyak tabrakan sosial budaya dengan pemerintah daerah setempat, begitu banyak kritik dari kanan dan kiri Depdiknas&#8230; Namun beliau jalan terus&#8230; salut&#8230;</p>
<p>Hasilnya, terasa sekali! Melalui Dikmenjur, SMK-SMK memang berhasil menjadi motor didaerahnya masing-masing untuk menjadi pionir pemanfaatan TIK di sekolah-sekolah (mulai dari SD, SMP hingga SMA/K). Tentu saja tidak semua, ada daerah yang ICT Center nya mati, ada yang jalan seadanya, tapi banyak juga yang maju. Di beberapa ICT Center yang maju, tim mereka bertindak sangat profesional dalam membangun jaringan komputer dan Internet antar sekolah yang kemudian menjadi cikal-bakal Jardiknas. Suatu mimpi besar berikutnya mulai lahir&#8230;</p>
<p>Bandingkan dengan kisah INHERENT (jaringan komputer antar perguruan tinggi se-Indonesia) yang dikelola Dikti (Pendidikan Tinggi) Depdiknas RI. Saya lihat pengembangan INHERENT lebih banyak bersifat top-down dan formal. Jardiknas ala Dikmenjur dikelola berbasis komunitas. Ribuan teknisi dan penggunanya di lapangan adalah para &#8220;pejuang&#8221; yang sebagian besar digerakkan idealisme yang tinggi tanpa menuntut macam-macam&#8230; Maklum sebagian besar pejuang grass root Jardiknas adalah para guru di SMK yang seakan tersiram air sejuk menyaksikan sepak terjang Dikmenjur (dan pak Gatot HP) yang memang diarahkan untuk memberdayakan seluruh potensi di lapangan untuk memajukan pemanfaatan TIK di Indonesia. Orang-orang muda yang potensial dan punya kompetensi tinggi dari daerah diberikan kesempatan untuk maju ke tingkat nasional. Muncul lah nama-nama seperti Kwarta Adiprama dari Malang dan Khalid Mustafa dari Makassar (saya hanya kenal mereka dari milis). Mereka ini orang-orang daerah yang vokal dan kompeten, oleh pak Gatot HP diorbitkan dan diberi kesempatan berkiprah memajukan Dikmenjur di level nasional.</p>
<p>Gerakan-gerakan Dikmenjur menurut saya memang radikal dan berani.</p>
<p>Kemudian muncul lah program Jardiknas secara resmi. Kemudian pak Gatot HP dipindahkan ke Biro Perencanaan &amp; Kerjasama Luar Negeri (BPKLN). Uniknya, program yang beliau rintis di Dikmenjur kemudian dibawa juga pindah ke posisi barunya. Secara logika, memang aneh&#8230; BKPLN yang merupakan sebuah alat supporting dalam organisasi tapi mengelola program teknis operasional di lapangan. Tapi, anything can happen di negeri kita.</p>
<p>Entah kenapa, setelah saya tidak mengikuti perkembangan karena tidak aktif lagi di SMK, saya mendengar bahwa Pustekom masuk dan langsung mengambil alih program Jardiknas. Kabarnya, Pustekom mengambil seorang pentolan Jardiknas untuk menjalankan program maha besar ini. Kemudian muncul lah pandangan-pandangan baru karena &#8220;roh&#8221; pak Gatot HP yang selama ini menjiwai semuanya kemudian hilang dan diganti oleh orang lain. Koneksi internasional 100 Mbps Jardiknas melalui Telkom (aiatu Indosat?) diputus, konon karena katanya Pustekom menganggap bahwa hal ini tidak efektif&#8230; Padahal ribuan guru dan siswa di seluruh pelosok nusantara melalui node-node ICT Center telah menikmati Internet gratis sebelumnya.</p>
<p>Secara alamiah, tampaknya muncul &#8220;perlawanan&#8221; atau mungkin halusnya &#8220;resistensi&#8221; terhadap gerakan-gerakan Pustekom dalam menjalankan Jardiknas. Orang-orang lapangan (berbasis komunitas ICT Center) yang selama ini &#8220;berjaya&#8221; di daerah-daerah mulai direncanakan untuk diganti perannya oleh tim lain bentukan Pustekom. Pustekom membawa vendor besar seperti Intel dan Microsoft. Dulu pak Gatot akrab dengan Cisco (karena memang fokus awal adalah membangun jaringan) dan Sun/Java (open source). Pustekom juga memperkenalkan anggaran versi mereka sebesar Rp 20+ milyar untuk maintenance Jardiknas yang dilihat &#8220;miring&#8221; oleh pejuang ICT Center yang konon hanya memerlukan Rp 3 milyar untuk melakukannya bersama komunitas yang ada.</p>
<p>Memang saya melihat bahwa salah satu kekuatan konsep sistem yang dibangun pak Gatot HP adalah pada konsepnya yang memadukan pengembangan komunitas daerah, pendorongan kontribusi pemerintah daerah serta kontribusi minimal dari Depdiknas pusat. Sedemikian kuatnya komunitas di daerah, sehingga banyak kegiatan yang akhirnya driver utamanya berhasil di-shift ke daerah dan pemerintah pusat tinggal sekedar &#8220;menambah&#8221; saja&#8230; Paradigma selama ini di hampir semua kegiatan pemerintah pusat, lebih cenderung terpusat dan top-down. Daerah benar-benar dianggap sebagai &#8220;dumb terminal&#8221; yang tidak perlu didengar pendapatnya.</p>
<p>Ikon pak Gatot HP, pelajaran KKPI (Keterampilan Komputer Pendidikan Indonesia) yang berhasil dibuat dan dijalankan di seluruh SMK se-Indonesia kemudian direncanakan untuk diganti dengan muatan yang dibawa Intel dan Microsoft.</p>
<p>Menurut saya sih wajar lah&#8230; disini selalu terjadi hal demikian ketika pimpinan berganti.</p>
<p>Namun akankah kemelut ini berlanjut dan mengancam keberadaan Jardiknas? Mudah-mudahan tidak. Biar bagaimanapun, secara nyata Jardiknas dengan segala kelemahannya adalah suatu hasil yang terbukti telah menjadi pionir dari berbagai perubahan di dunia pendidikan Indonesia dalam melihat TKI untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan kita. Sayang sekali jika harus mati sia-sia&#8230; terutama keberadaan komunitasnya serta semangat kebersamaannya yang sangat tinggi&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/madriyanto.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/madriyanto.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/madriyanto.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/madriyanto.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/madriyanto.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/madriyanto.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/madriyanto.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/madriyanto.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/madriyanto.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/madriyanto.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/madriyanto.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/madriyanto.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/madriyanto.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/madriyanto.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/madriyanto.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/madriyanto.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=8&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madriyanto.wordpress.com/2008/04/12/jardiknas-dan-kisruh-pengelolaanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cff02144497587c27ce0bbd2c0a186f5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">madriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Industri Telematika Indonesia, Mau Kemana?</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com/2007/10/04/industri-telematika-indonesia-mau-kemana/</link>
		<comments>http://madriyanto.wordpress.com/2007/10/04/industri-telematika-indonesia-mau-kemana/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2007 19:29:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[telematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madriyanto.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Industri telematika Indonesia? Sulit untuk mendapatkan data-data yang cukup lengkap untuk memberi judgment yang pas mengenai keadaannya saat ini dan peluangnya kedepan. Melihat kekanan dan kekiri, terutama pertumbuhan industri yang sama di India dan Cina, serta usaha luar biasa keras dari Malaysia dan Vietnam untuk merangsek masuk ke industri ini, rasanya kita memang tidak bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=4&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Industri telematika Indonesia? Sulit untuk mendapatkan data-data yang cukup lengkap untuk memberi judgment yang pas mengenai keadaannya saat ini dan peluangnya kedepan. Melihat kekanan dan kekiri, terutama pertumbuhan industri yang sama di India dan Cina, serta usaha luar biasa keras dari Malaysia dan Vietnam untuk merangsek masuk ke industri ini, rasanya kita memang tidak bisa diam sama sekali untuk membiarkan industri telematika di negeri kita hanya jadi penonton. Apalagi ada banyak kisah membanggakan dimana individu-individu brilian dari Indonesia telah bertebaran di seantero dunia menjadi kampiun IT di negeri seberang. Artinya potensi ada (dan sangat besar). Bukan sekali dua kali saya bertemu pribadi-pribadi pribumi yang sangat kompeten dan berkiprah secara signifikan di dunia IT global. Kalau mereka bisa, kenapa kita sebagai bangsa tidak bisa menciptakan &#8220;clone&#8221; baru dari SDM seperti mereka untuk memajukan industri ini di tanah sendiri?</p>
<p><span id="more-4"></span>Susah ngomong&#8230; tapi hati dan otak saya tidak pernah berhenti bertekad untuk bisa berbuat sesuatu sesuai kemampuan saya yang terbatas ini&#8230;</p>
<p>Kebetulan ada tulisan cukup basi dari Tempo mengenai beberapa angka pertumbuhannya di Indonesia. Yang menyampaikan? Direktur Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian Republik Indonesia&#8230; He3&#8230; saya terus terang baru dengar ada institusi setinggi ini yang diberi anggaran dan mandat untuk memajukan telematika di negeri kita. Anda pernah merasakan manfaatnya? Saya sih belum, gak tahu besok? Mudah-mudahan ada yang signifikan.</p>
<p>TEMPO Interaktif<br />
Selasa, 17 April 2007 | 18:59 WIB</p>
<p>http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2007/04/17/brk,20070417-98166,id.html</p>
<p>Direktur Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian Budi Darmadi mengatakan pemerintah tahun ini menargetkan industri telematika tumbuh 11,5 persen. Pada 2006, investasi industri telematika mencapai Rp 517 miliar. Tahun ini pemerintah mentargetkan nilai investasi itu naik hingga menjadi Rp 525 miliar. Sedangkan untuk nilai produksi industri telematika, tahun ini pemerintah memperkirakan mencapai Rp 45,7 triliun.</p>
<p>Tahun lalu nilai produksi industri telematika mencapai Rp 40,3 triliun. Adapun nilai ekspornya mencapai US$ 2,83 miliar. “Tahun ini ditargetkan naik hingga US$ menjadi 3,02 miliar,” kata Budi. Selain itu, ditargetkan industri telematika tahun ini akan menyerap 60 ribu tenaga kerja atau naik 10 ribu dari tahun lalu. “Industri telematika dalam negeri telah menunjukkan pertumbuhan,” kata Budi kemarin. Misalnya, PT Inti Pisma, produsen telepon seluler merek Nexian, telah memasarkan produknya sebanyak 600 ribu ponsel sejak tahun lalu.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/madriyanto.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/madriyanto.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/madriyanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/madriyanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/madriyanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/madriyanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/madriyanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/madriyanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/madriyanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/madriyanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/madriyanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/madriyanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/madriyanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/madriyanto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/madriyanto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/madriyanto.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=4&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madriyanto.wordpress.com/2007/10/04/industri-telematika-indonesia-mau-kemana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cff02144497587c27ce0bbd2c0a186f5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">madriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Dream Online Service, SlideShare.net</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com/2007/08/14/my-dream-online-service-slidesharenet/</link>
		<comments>http://madriyanto.wordpress.com/2007/08/14/my-dream-online-service-slidesharenet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 19:29:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madriyanto.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Saat mulai ramai dibincangkan Web 2.0, saya pun ingin juga jadi milyarder dengan membuat web service yang inovatif dan laku dijual. Ide-ide saya terus mengalir, biasanya saya kirim via email ke teman-teman dekat, siapa tahu ada yang betul-betul workable dan bisa menjadikan diri saya kaya mendadak Salah satu ide saya beberapa bulan lalu adalah membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=5&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat mulai ramai dibincangkan Web 2.0, saya pun ingin juga jadi milyarder dengan membuat web service yang inovatif dan laku dijual. Ide-ide saya terus mengalir, biasanya saya kirim via email ke teman-teman dekat, siapa tahu ada yang betul-betul workable dan bisa menjadikan diri saya kaya mendadak <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  Salah satu ide saya beberapa bulan lalu adalah membuat web service dimana user (seluruh orang di dunia) bisa sharing presentation file mereka, pada saat yang bersamaan, siapapun bisa mencari dan melihat-lihat presentasi orang lain. Kalau ada yang ingin melindungi hak ciptanya, monggo&#8230; ada yang justru ingin karyanya didownload orang, monggo juga&#8230; Saya membayangkan ini akan bisa jadi pusat ilmu pengetahuan dunia&#8230;<br />
<span id="more-5"></span>Unfortunately (atau malah fortunately), seseorang telah melaju duluan dengan ide yang persis sama dengan ide saya. Namanya <a href="http://www.slideshare.net/" target="_blank">SlideShare.net</a> yang semakin saya dalami, semakin mirip dengan apa yang saya bayangkan dulu. Saat ini masih dalam status beta, kemungkinan besar proses idea generation nya muncul pada saat yang bersamaan dengan saya. Saat ini SlideShare masih sangat sedikit content nya, tampak masih sangat baru, kemungkinan sangat besar dibuat oleh orang India, entah dimana posisi geografisnya. At least saya senang bahwa alur pikir saya sama dengan mainstream yang ada di Silicon Valley <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Lihat area My SlideShare di <a href="http://www.slideshare.net/madriyanto" target="_blank">http://www.slideshare.net/madriyanto</a></p>
<p>Hebatnya, persis seperti bayangan saya, slide yang di hosting disitu bisa ditampilkan dalam bentuk widget Flash di website manapun di Internet, persis seperti YouTube.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/madriyanto.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/madriyanto.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/madriyanto.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/madriyanto.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/madriyanto.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/madriyanto.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/madriyanto.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/madriyanto.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/madriyanto.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/madriyanto.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/madriyanto.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/madriyanto.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/madriyanto.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/madriyanto.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/madriyanto.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/madriyanto.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=5&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madriyanto.wordpress.com/2007/08/14/my-dream-online-service-slidesharenet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cff02144497587c27ce0bbd2c0a186f5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">madriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Blogger.com dalam Bahasa Indonesia</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com/2007/06/21/bloggercom-dalam-bahasa-indonesia/</link>
		<comments>http://madriyanto.wordpress.com/2007/06/21/bloggercom-dalam-bahasa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jun 2007 19:43:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madriyanto.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Lega juga saya melihat akhirnya Blogger.com memiliki versi interface berbahasa Indonesia. Menyusul induknya Google yang telah memakainya di search engine nya, Gmail, dan tentu saja menyusul pesaingnya Yahoo! yang bahkan lebih advance telah memiliki portal berbahasa Indonesia penuh di http://www.yahoo.co.id. Lebih senang lagi bagi saya karena hal ini sangat membantu saya dalam mengajar dan menyebarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=7&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lega juga saya melihat akhirnya <a href="http://blogger.com" target="_blank">Blogger.com</a> memiliki versi interface berbahasa Indonesia. Menyusul induknya Google yang telah memakainya di search engine nya, Gmail, dan tentu saja menyusul pesaingnya Yahoo! yang bahkan lebih advance telah memiliki portal berbahasa Indonesia penuh di <a href="http://www.yahoo.co.id" target="_blank">http://www.yahoo.co.id</a>.<br />
<span id="more-7"></span>Lebih senang lagi bagi saya karena hal ini sangat membantu saya dalam mengajar dan menyebarkan pengetahuan pemanfaatan Internet ke mahasiswa saya serta ke masyarakat. Bahasa Inggris, menurut saya, adalah salah satu hal yang membuat tingkat pemanfaatan Internet di Indonesia begitu rendah. Begitu &#8220;malas&#8221;nya orang kita berhadapan dengan segala sesuatu yang berbahasa Indonesia bisa dengan jelas terlihat pada keadaan para mahasiswa S2 saya yang juga &#8220;alergi&#8221; begitu ada tugas yang memaksa mereka harus berhadapan dengan bahasa &#8220;sulit&#8221; ini.</p>
<p>Beberapa link ke service berbahasa Indonesia:<br />
* <a href="http://www.yahoo.co.id" target="_blank">http://www.yahoo.co.id</a><br />
* <a href="http://mail.yahoo.co.id" target="_blank">http://mail.yahoo.co.id</a><br />
* <a href="http://google.co.id" target="_blank">http://google.co.id</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/madriyanto.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/madriyanto.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/madriyanto.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/madriyanto.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/madriyanto.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/madriyanto.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/madriyanto.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/madriyanto.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/madriyanto.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/madriyanto.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/madriyanto.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/madriyanto.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/madriyanto.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/madriyanto.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/madriyanto.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/madriyanto.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=7&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madriyanto.wordpress.com/2007/06/21/bloggercom-dalam-bahasa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cff02144497587c27ce0bbd2c0a186f5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">madriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kuatir Tentang Wikipedia</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com/2007/06/07/kuatir-tentang-wikipedia/</link>
		<comments>http://madriyanto.wordpress.com/2007/06/07/kuatir-tentang-wikipedia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jun 2007 19:37:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[web 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madriyanto.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Wikipedia, sebuah konsep terobosan dalam membangun open knowledge society, saat ini mulai membuat saya kuatir. Setelah terkagum-kagum dengan pertumbuhannya yang sangat cepat serta selalu memuji dan menyebarkannya ke berbagai pihak, saya mulai merasa ada yang salah dengan konsep ini. Keponakan saya, kelas 1 di sebuah SMA top di Samarinda, semakin sering diminta membuat paper oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=6&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wikipedia, sebuah konsep terobosan dalam membangun open knowledge society, saat ini mulai membuat saya kuatir. Setelah terkagum-kagum dengan pertumbuhannya yang sangat cepat serta selalu memuji dan menyebarkannya ke berbagai pihak, saya mulai merasa ada yang salah dengan konsep ini.<br />
<span id="more-6"></span>Keponakan saya, kelas 1 di sebuah SMA top di Samarinda, semakin sering diminta membuat paper oleh gurunya dengan menggunakan Internet sebagai sumber belajar. Beberapa kali mengintip papernya, saya selalu melihat sumber referensi utama selalu Wikipedia Indonesia. Tidak ada bedanya dengan para mahasiswa S2 yang saya asuh di Universitas Mulawarman. Dari berbagai paper yang mereka buat, semakin banyak yang bersumber dari Wikipedia.</p>
<p>Lalu, kenapa saya harus kuatir?</p>
<p>Dari sisi semakin populernya Wikipedia, tentu saja itu adalah hal yang sangat positif. Hampir tidak ada mahasiswa saya yang menggunakan referensi dari Ensiklopedia sungguhan yang informasinya jelas bisa dipertanggungjawabkan seperti Encarta atau Britannica. Kenapa? He&#8230; he&#8230; sebab utama pasti karena Encarta tidak menyediakan versi Bahasa Indonesia, sementara Wikipedia ada. Terlalu susah baca materi berbahasa asing <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sisi negatif yang mengkuatirkan saya?</p>
<p>Wikipedia adalah sebuah konsep &#8220;free encyclopedia&#8221;. Artinya yang paling utama adalah tidak dipungut kompensasi apapun untuk membaca, menggunakan atau menyebarluaskannya. Arti berikutnya, tentu saja tidak pula ada kompensasi bagi yang berkontribusi menulis dan menyumbangkan informasi yang dimasukkan ke Wikipedia. Kemudian, tidak ada larangan bagi siapapun untuk ikut menyumbang informasi, tentang apapun informasi itu.</p>
<p>Nah&#8230;, walaupun Wikipedia menerapkan konsep dimana ada banyak editor (yang bekerja sukarela) untuk melakukan verifikasi dan kontrol terhadap materi yang masuk, tapi membiarkan pintu masuk terbuka untuk masuknya jutaan materi dalam waktu singkat sungguh merupakan sesuatu yang sangat riskan. Vandalisme informasi terjadi secara cukup luas. Mulai dari pemalsuan informasi, pemutarbalikan fakta, serta memasukkan informasi sesuai interest suatu pihak atau golongan. Ini bahkan diakui sendiri oleh pendiri Wikipedia, Jimmy Wales.</p>
<p>Dalam versi Bahasa Inggris yang dijaga cukup ketat, memang vandalisme relatif terkendali. Menurut Wales, jika ada informasi kurang beres, para editor akan cepat tahu dan segera melakukan tindakan, bisa menghapus, merubah atau bahkan menendang penulisnya dari daftar anggota kontributor. Namun versi bahasa lain, terutama Bahasa Indonesia? Yang paling kelihatan saat ini, para editornya sangat sedikit dan kurang konsisten. Bagaimana konsep &#8220;public control&#8221; bisa berjalan? Bangsa kita yang terkenal dengan korupsi dan sifat materialistisnya ini pasti tidak akan mampu menjaga secara volunteer proyek besar seperti Wikipedia. Vandalisme informasi pasti akan merajalela.</p>
<p>Sekali lagi saya kuatir&#8230; Kuatir karena kecepatan penggunaan Internet semakin pesat, sementara Wikipedia Indonesia sangat sulit untuk diharapkan mampu mengelola kualitasnya secara baik.</p>
<p>Namun, diatas segalanya, saya sangat senang bahwa Wikipedia telah menjadi sangat populer, termasuk di Indonesia. Saya juga yakin konsep open society based project begini akan jadi trend di masa depan.</p>
<p>Namun mungkin catatan bagi para pendidik Indonesia yang sudah mulai berpaling ke Internet sebagai sumber belajar alternatif bagi anak didiknya, berhati-hatilah&#8230; selalu ikut melakukan kontrol, dan yang terpenting ikutlah aktif berkontribusi sharing informasi seperti di Wikipedia.</p>
<p>Bagi para netters Indonesia, selelu luangkan waktu untuk mampir ke Wikipedia Indonesia, kalau punya waktu sign-up, ikut aktif kontrol, kalau ada waktu lebih juga, aktiflah sebagai kontributor. Ditangan kita semua bangsa ini akan jadi bangsa yang maju&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/madriyanto.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/madriyanto.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/madriyanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/madriyanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/madriyanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/madriyanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/madriyanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/madriyanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/madriyanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/madriyanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/madriyanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/madriyanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/madriyanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/madriyanto.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/madriyanto.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/madriyanto.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=6&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madriyanto.wordpress.com/2007/06/07/kuatir-tentang-wikipedia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cff02144497587c27ce0bbd2c0a186f5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">madriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknologi (or Technology)</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com/2006/12/01/teknologi/</link>
		<comments>http://madriyanto.wordpress.com/2006/12/01/teknologi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Dec 2006 13:25:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://madriyanto.wordpress.com/2007/12/01/teknologi/</guid>
		<description><![CDATA[Technology changes in such a super high pace, it is hard to keep up with all the latest out there. I try hard not to be left behind although I live in a place that is still considered as under developed and geographically isolated. I share my blog to the world so that I can [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=3&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Technology changes in such a super high pace, it is hard to keep up with all the latest out there. I try hard not to be left behind although I live in a place that is still considered as under developed and geographically isolated. I share my blog to the world so that I can be a world class person.<br />
<span id="more-3"></span><br />
I have created some blogs and attracted by several very interesting sites. I collect them all in one page so that I could show others how my mind is arranged.. | Why called BAKUNG? It&#8217;s the name of the village where I live for the past few years.. It&#8217;s also a name of a local flower that grows on water.. It represents my spirit: always floating and glooming. Visit the original <a href="http://bakung.blogspot.com">Bakung</a> blog&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/madriyanto.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/madriyanto.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/madriyanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/madriyanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/madriyanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/madriyanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/madriyanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/madriyanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/madriyanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/madriyanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/madriyanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/madriyanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/madriyanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/madriyanto.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/madriyanto.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/madriyanto.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=3&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madriyanto.wordpress.com/2006/12/01/teknologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cff02144497587c27ce0bbd2c0a186f5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">madriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://madriyanto.wordpress.com/2006/06/10/hello-world/</link>
		<comments>http://madriyanto.wordpress.com/2006/06/10/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jun 2006 05:36:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>madriyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=1&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/madriyanto.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/madriyanto.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/madriyanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/madriyanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/madriyanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/madriyanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/madriyanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/madriyanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/madriyanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/madriyanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/madriyanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/madriyanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/madriyanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/madriyanto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/madriyanto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/madriyanto.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=madriyanto.wordpress.com&amp;blog=260764&amp;post=1&amp;subd=madriyanto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://madriyanto.wordpress.com/2006/06/10/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cff02144497587c27ce0bbd2c0a186f5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">madriyanto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
